Selasa, 30 November 2010

Dampak positif dan negatif mengenai bencana alam dan kedatangan obama ke indonesia

Dampak kedatangan obama ke indonesia






Kedatangan Obama ke Indonesia membuka harapan baru akan meningkatnya investasi dan perdagangan Amerika di Indonesia. Sebelum Obama datang ke Indonesia, Pemerintah Amerika Serikat telah memutuskan untuk mengeluarkan dana stimulus dengan membeli kembali obligasi Pemerintah Amerika Serikat sebesar US$ 600 miliar. Stimulus ini diharapkan dapat meningkatkan dana yang beredar di pasar, mendorong perekonomian Amerika Serikat, membuka lapangan pekerjaan dan menyerap pengangguran yang saat ini masih berkisar di 10 persen. Pertanyaan untuk kita semua adalah bagaimana keputusan ini dapat memberikan kontribusi bagi Indonesia dan bagaimana strategi perekonomian Amerika Serikat ini mempengaruhi perekonomian Indonesia.

Sesuai laporan BKPM, investasi AS di Indonesia sampai kuartal dua 2010 adalah sebesar USD 736,9 juta. Jumlah ini hanya menempati posisi tiga dan pada kuartal tiga 2010 posisinya semakin menurun lagi. Jika kita memperhatikan aksi pembelian kembali obligasi Pemerintah Amerika Serikat, maka dalam beberapa minggu ke depan sektor keuangan akan menerima tambahan dana dalam jumlah yang besar. Dana ini yang kemungkinan akan masuk ke negara-negara berkembang melalui pasar saham dan berbagai proyek investasi dengan yield yang menguntungkan bagi investor Amerika Serikat. Berdasarkan argumentasi ini maka jumlah investasi yang dari Amerika Serikat diharapkan dapat meningkat, terutama untuk beberapa sektor seperti industri alat berat, pertambangan dan minyak bumi yang selama ini merupakan sektor yang diminati oleh investor Amerika Serikat.

Potensi lainnya yang dapat kita prediksi akan terjadi beberapa minggu ke depan adalah masuknya arus dana dari institusi keuangan Amerika Serikat ke dalam pasar saham, pasar uang dan komoditas negara-negara berkembang, terutama di Indonesia. Laporan analis keuangan dunia memberikan rekomendasi yang positif bagi pasar saham di beberapa negara berkembang, seperti CIVETS (Colombia, Indonesia, Vietnam, Egypt, Turkey, South Africa).

Para analis memberikan rekomendasi bagi Indonesia sebagai tempat yang menarik untuk investasi, karena tingkat pertumbuhannya yang tinggi, yaitu sekitar 6,2 persen sampai 6,4 persen pada tahun 2011. Jumlah penduduk sebagai pasar yang sangat besar, yaitu 230 juta orang. Stabilitas politik dan sumber daya alam yang sangat beragam. Khusus untuk sumber daya alam seperti minyak, gas, batu bara, tembaga, nikel, perak dan emas merupakan komoditas yang menarik dan mengalami 
rally beberapa hari setelah keputusan stimulus Amerika Serikat dikeluarkan pada awal Nopember 2010. Selain itu SBI dan SUN kita tetap menjadi pilihan investor asing karena tingginya yield yang ditawarkan dibandingkan negara-negara lain.

Potensi di atas juga mempunyai tantangan yang perlu diperhatikan oleh Indonesia, tantangan ini adalah potensi 
external shock karena sentimen negatif dari krisis utang luar negeri yang masih mengancam Irlandia dan beberapa negara Eropa. Kekhawatiran krisis ini dapat memicu terjadinya arus modal keluar dari Indonesia dengan tiba-tiba dan membuat sektor keuangan kita kolaps. Untuk mengantisipai ini, pemerintah telah membuat kebijakan yang perlu kita apresiasi. Pemerintah telah menerapkan holding period untuk SBI yang mencapai satu bulan, sehingga dana asing ini dapat bertahan dan tidak serta merta langsung keluar dan menimbulkan shock bagi sektor keuangan kita. 

Tantangan lain yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana mendorong dana asing ini masuk ke dalam berbagai proyek infrastruktur dan energi yang dibutuhkan untuk mendorong akselerasi perekonomian Indonesia. Pembangunan berbagai jalan tol, jembatan, pelabuhan, pembangkit listrik membutuhkan biaya yang sangat besar, sehingga tidak dapat sepenuhnya dibiayai dalam APBN. Di sisi lain, dengan masuknya dana asing ke dalam SBI dan SUN serta pasar saham, maka sebenarnya ada potensi dana yang dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan berbagai proyek tersebut.

Tantangan bagi kita untuk dapat membuat suatu penawaran yang menarik bagi investor, sehingga dana ini dapat masuk ke dalam proyek jangka panjang, salah satu alternatif yang dapat menjadi pilihan adalah dengan obligasi infrastruktur, atau seperti yang sekarang sedang dilakukan oleh pemerintah dengan mendorong berbagai perusahaan untuk IPO dan menjaring dana dari publik untuk pembiayaan ekspansi perusahaannya.

Sebagai penutup, geliat perekonomian Amerika Serikat dengan stimulusnya akan mempengaruhi perekonomian Indonesia. Pengaruh paling cepat sudah dialami oleh pasar saham beberapa hari setelah keputusan ini dikeluarkan oleh Pemerintah Amerika Serikat, selanjutnya dalam beberapa minggu ke depan kita perlu mempersiapakan bagaimana arus dana asing ini dapat menjadi lebih produktif dan mendorong perekonomiann Indonesia. Hal yang dilakukan oleh Amerika Serikat adalah upaya untuk mendorong perekonomian riilnya dan memberikan kontribusi positif bagi penciptaan lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran.

Hal yang sama juga menjadi perhatian Indonesia, dana yang masuk ini mudah-mudahan dapat mendukung pembangunan yang berkualitas. Pembangunan yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan, memberikan pendapatan bagi masyarakat Indonesia, dan dapat mengakomodasi pertumbuhan ekonomi serta pemerataan ekonomi di daerah. Hanya dengan alokasi dan upaya untuk mendorong dana investasi asing ini masuk ke dalam proyek-proyek infrastruktur, maka pembangunan berkualitas dapat kita capai dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Membalik Pandangan

Dilaksanakannya suatu kerjasama internasional bermaksud untuk memperbaiki tatanan suatu negara di bidang yang perlu direhabilitasi. Suatu kerjasama internasional haruslah menciptakan stabilitas politik antar kedua negara. Semakin kerjasama itu dilaksanakan dengan baik maka stabilitas politik akan semakin terealisasi.
Indonesia dan Amerika dalam hal ini mencoba membangun kembali romantisme windu lalu antar kedua negara. Akan tetapi hubungan-hubungan yang diciptakan selalu saja tidak pernah berpihak dan menguntungkan Indonesia sehingga stabilitas politik yang diinginkan tak pernah terjadi. Dapat dikatakan bahwa pada saat pemerintahan Amerika dipegang oleh presiden sebelum Obama tak pernah memberikan nafas segar bagi rakyat Indonesia.
Disamping itu, ketidakpercayaan juga diperlihatkan oleh beberapa negara di dunia yang merasa dirugikan oleh adanya Amerika. Melihat agresi-agresi militer Amerika yang membabi-buta terhadap negara-negara timur tengah seperti Afghanistan. Hal ini memeperumit kepercayaan rakyat Indonesia, khususnya, dalam membangun kembali kerjasama tersebut.
Namun, saat ini Obama ingin merubah pandangan dunia bahwa Amerika sekarang ini tak se-sadis dulu. Obama ingin menyihir Amerika menjadi negara romantis, tidak menjajah, dan berprilaku santun terhadap negara lain. Tak ada lagi agresi, katanya.

Dampak bencana alam yang belakangan ini terjadi di indonesia


Merapi (ketinggian puncak 2.968 m dpl, per 2006) adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.
Gunung ini sangat berbahaya karena menurut catatan modern mengalami erupsi (puncak keaktifan) setiap dua sampai lima tahun sekali dan dikelilingi oleh pemukiman yang sangat padat. Sejak tahun 1548, gunung ini sudah meletus sebanyak 68 kali. Kota Magelang dan Kota Yogyakarta adalah kota besar terdekat, berjarak di bawah 30 km dari puncaknya. Di lerengnya masih terdapat pemukiman sampai ketinggian 1700 m dan hanya berjarak empat kilometer dari puncak. Oleh karena tingkat kepentingannya ini, Merapi menjadi salah satu dari enam belas gunung api dunia yang termasuk dalam proyek Gunung Api Dekade Ini (Decade Volcanoes).


Gempa bumi Kepulauan Mentawai 2010 terjadi pada 25 Oktober 2010 dengan 7,7 MW gempa bumi terjadi dilepas pantai Sumatera. Terjadi di lepas pantai SumatraIndonesia.United States Geological Survey (USGS) menyatakan gempa terjadi pada pukul 21:42 waktu lokal (14:42 UTC), sekitar 150 mil (240 km) sebelah barat Bengkulu, dekat denganKepulauan Mentawai. USGS awalnya melaporkan episentrumgempa bumi terjadi pada kedalaman 20.5 mil (33,0 km), tapi kemudian melaporkan bahwa kedalaman episentrum gempa pada kedalaman 8.8 mil (14,2 km). dan kemudian 12.8 mil (20,6 km) USGS juga awalnya memperkirakan magnitudo gempa 7,5 skala richter sebelum merevisi menjadi 7,7 skala richter.
 Gempa berkekuatan 7,2 skala richter yang diikuti tsunami di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, telah menewaskan 112 orang, 502 lainnya dinyatakan hilang, dan 4.000 keluarga mengungsi.

 Dampak Positif Bagi Bisnis dan Perekonomian
  • Menambah kesuburan kawasan sekitar merapi, sehingga dapat ditumbuhi banyak pepohonan dan dapat dimanfaatkan untuk pertanian dalam waktu beberapa tahun kedepan
  • Dapat dijadikan objek wisata bagi wisatawan domestic dan wisatawan mancanegara setelah Gunung Merapi meletus
  • Hasil erupsi (pasir) dapat dijadikan mata pencaharian seperti penambangan pasir dan karya seni dari endapan lava yang telah dingin.
  • Aktifitas gunung api dapat menghasilkan geothermal atau panas bumi yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari
  • Sisa-sisa aktivitas Gunung Merapi dapat menghasikan bahan-bahan tambang yang berguna dan bernilai tinggi. Seperti belerang, batu pualam dan lain-lain. 
  • Membangkitkan industry semen dan industry yang berkaitan dengan insfrastuktur bisa bangkit, termasuk bisa menyerap banyak tenaga ahli untuk memulihkan infrastruktur dan sector lainnya di kawasan terkena musibah.  
  • Terjadinya disribusi keadilan ekonomi, dengan banyaknya sumbangan dari para dermawan.

Dampak Negatif Bagi Bisnis dan Perekonomian
  • Merusak pemukiman warga sekitar bencana
  • Menyababkan kebakaran hutan (Bencana Merapi)
  • Pepohonan dan tumbuhan yang ditanam warga sekitar banyak yang layu, bahkan mati akibat debu vulkanik, begitu juga dengan ternak warga banyak yang mati akibat letusan Gunung Merapi
  • Menyebabkan gagal panen
  • Matinya infrastruktur
  • Terhentinya aktivitas mata pencaharian warga sekitar bencana
  • Pemerintah harus mengeluarkan biaya yang tidak terduga untuk memperbaiki infrastruktur yang telah rusak akibat bencana
  • Terhentinya industri periwisata, seperti pasar Malioboro dan Candi Borobudur (Bencana Merapi)
  • Bandar udara tidak dapat beroperasi atau tidak dapat melakukan penerbangan karena debu vulkanik yang dihasilkan oleh letusan Gunung Merapi dapat menyebabkan mesin pesawat mati 
  • Mengganggu hubungan komunikasi, jaringan listrik terputus dan aktifitas masyarakat lumpuh

Dampak Negatif Bagi Kesehatan Masyarakat
  • Menebarkan debu yang dapat mengganggu pernapasan
  • Menimbulkan gas beracun
  • Terjadinya kekurangan pangan bagi masyarakat yang terkena bencana Merapi

berikut sumber2 terkait dengan artikel diatas :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar